Jenis – Jenis Saham Yang Dilihat Dari Segi Kinerja Perdagangannya

IHSG Menghijau setelah Imlek, 9 Saham Tancap Gas 7 Persen Lebih

            Investasi saham kini memang semakin banyak peminatnya, terlebih saat ini terdapat banyak aplikasi saham secara online yang semakin memudahkan segala prosesnya. Saham sendiri sebenarnya merupakan bukti penyertaan modal atau kepemilikan seseorang terhadap suatu perusahaan. Jadi secara singkatnya jika anda memiliki saham pada suatu perusahaan tertentu maka anda juga bisa disebut sebagai pemiliknya.

            Hanya saja maksud kepemilikan disini tergantung juga kepada besaran saham yang dimiliki atas perusahaan tersebut. Biasanya jika perusahaan mendapatkan keuntungan ataupun penghasilan yang baik maka keuntungan saham yang kita tanamkan pun akan ikut meningkat. Jadi dari saham tersebut anda bisa mendapatkan dua keuntungan yakni keuntungan dari capital gain dan dari dividen perusahaan.

            Jika kita memiliki sejumlah saham di sebuah peruasahaan maka kita dapat mengklaim pendapatan perusahaan, asset perusahaan, bahkan berhak hadir di Rapat Umum Pemegang Usaha. Namun nyatanya tida semua jenis saham yang kita tanamkan bisa mendapatkan privilege tersebut, ada juga saham yang memang kita hanya bisa mendapatkan keuntungannya saja tanpa tahu prosesnya.

            Untuk bisa memiliki saham di sebuah perusahaan pun ada du acara yang lazim dilakukan dalam pembelian saham, cara tersebut antara lain :

  • Membeli saham di pasar perdana, biasanya saham yang ditawarkan di pasar perdana ini bisa dibeli lewat IPO atau e-IPO yang sekarang sedang ramai digunakan.
  • Membeli saham di pasar sekunder, biasanya saham seperti ini dapat dibeli melalui perusahaan efek atau broker yang menjadi anggota bursa efek. Pembelian saham ini bisa dilakukan lewat sistem trading.

Intinya apapun saham yang akan anda beli, anda diharuskan memahami segala sesuatunya terlebih dahulu. Anda juga harus bisa menganalisa jenis saham mana yang akan anda pilih jika di sesuaikan dengan tujuan anda berinvestasi. Setelah menganalisa kebutuhan tersebut barulah anda tentukan jenis jenis saham mana yang akan anda pilih.

Jika anda masih bingung tentang jenis – jenis saham yang mana yang harus anda pilih, berikut ini ada beberapa jenis saham berdasarkan kinerja perdagangannya yang bisa anda lihat.

  • Blue Cjips Stocks

Saham yang satu ini merupakan jenis saham yang biasa ditawarkan oleh perusahaan yang memiliki citra yang baik. Bahkan biasanya perusahaan ini merupakan perusahaan yang menguasai bidang sejenisnya. Sehingga dapat dipastikan perusahaan ini memiliki pendapatan yang cukup tinggi dan stabil.

  • Income Stocks

Saham yang satu ini merupakan jenis saham yang dapat memberikan jumlah dividen yang lebih tinggi dari saham lainnya. Sehingga tidak heran kalau banyak investor pemula mengincar jenis saham yang satu ini.

  • Growth Stocks

Sahan jenis ini terbagi lagi kedalam dua jenis saham yakni :

  • Saham Well Known

Saham yang satu ini hampir mirip dengan saham Blue Chip yang memiliki reputasi tinggi dan juga penghasilan atau keuntungan yang cukup tinggi dan stabil.

  • Saham Lesser Known

Saham yang satu ini biasanya merupakan saham yang ditwarkan oleh perusahaan daerah yang belum terlalu memiliki reputasi. Meski begitu saham jenis ini tetap memiliki keuntungan yang cukup.

  • Speculative Stocks

Saham yang satu ini sangat cocok untuk anda yang berani menaruh resiko tinggi pada uang yang akan anda investasikan. Pasalnya investasi ini bisa mendatangkan keuntungan yang besar jika kinerja perusahaan baik, tetapi bisa sebaliknya jiak perusahaan gagal.

  • Counter Cylical Stocks

Saham yang satu ini merupakan saham yang paling memiliki kondisi yang stabil bahkan ditengah naik turunnya kondisi ekonomi.