Ketahui Beberapa Efek Samping Mengkonsumsi Habbatussauda Secara Tidak Tepat

main image

Jintan hitam (black seed) atau yang sering disebut dengan habbatussauda merupakan tumbuhan berbunga kecil. Jintan hitam tumbuh di daerah Asia Barat Daya, Timur Tengah, serta Eropa Selatan. Tanaman Nigella sativa ini merupakan jenis tanaman semak yang juga memproduksi buah dengan biji berbentuk hitam kecil. Namun, ada pula beberapa efek samping habbatussauda yang perlu Anda waspadai.

  1. Mual

Secara umum, mengkonsumsi dalam jangka pendek jintan hitam selama 3 bulan atau kurang belum dikaitkan dengan efek samping secara serius.

Namun, terdapat satu penelitian dari Journal of Pharmacopuncture, bahwa mengkonsumsi 1 sendok teh (5 mL) minyak jintan hitam setiap hari.  Selama 8 minggu memang menimbulkan efek samping mual. Bahkan kembung pada beberapa orang.

Apabila mual serta kembung tetap berlanjut, maka sebaiknya diskusikan bersama dokter. Apakah perlu melanjutkan mengkonsumsi jintan hitam atau tidak.

  1. Bisa Bereaksi dengan Obat Lain

Salah satu kekhawatiran efek samping jintan hitam setelah dikonsumsi ialah interaksinya terhadap obat tertentu.

Minyak jintan hitam mampu memperlambat pembekuan darah sekaligus meningkatkan risiko perdarahan.

Apabila Anda mengalami gangguan perdarahan. Maupun tengah mengkonsumsi obat yang mempengaruhi pembekuan darah. Sebaiknya hindari mengkonsumsi minyak jintan hitam.

Selain itu, berhentilah minum minyak jintan hitam setidaknya 2 minggu sebelum jadwal operasi Anda.

Mungkin, minyak jintan hitam mampu berinteraksi dengan banyak obat yang umum. Misalnya, beta-blocker. Berdasarkan laporan dari Drug and Metabolism Letter, terdapat beberapa obat-obatan umum yang bisa terpengaruh. Termasuk warfarin serta beta-blocker layaknya metoprolol.

Untuk alasan ini serta lainnya, pastikan untuk mendiskusikannya dengan dokter ketika Anda hendak mengkonsumsi minyak jintan hitam. Selain itu, Anda juga tak boleh menunda maupun menghindari pengobatan secara konvensional.

  1. Membahayakan Kehamilan

Karena penelitian yang terbatas, wanita yang tengah hamil maupun menyusui juga sebaiknya menghindari penggunaan minyak jintan hitam. Kecuali dalam jumlah yang sedikit sebagai penyedap dalam masakan sesekali.

Dikhawatirkan, efek samping habbatussauda jika dikonsumsi justru membahayakan kehamilan. Secara keseluruhan, diperlukan lebih banyak penelitian terkait keamanan jintan hitam bagi manusia. Khususnya untuk penggunaan secara jangka panjang.

  1. Membahayakan Penderita Tekanan Darah Rendah

Efek samping jintan hitam lainnya ialah mampu menurunkan tekanan darah. Bagi Anda penderita tekanan darah rendah, mengkonsumsi jintan hitam amat tidak disarankan. Karena dapat membuat tekanan darah semakin turun.

  1. Orang yang Baru Saja Menjalani Operasi

Orang yang baru saja melakukan operasi sebaiknya menghindari jintan hitam. Karena dikhawatirkan akan mengganggu proses pembekuan darah serta meningkatkan risiko perdarahan. Selain itu, Anda pun disarankan untuk berhenti mengkonsumsi jintan hitam minimal dua minggu sebelum melaksanakan operasi

  1. Penderita Diabetes

Minyak jintan hitam yang diekstrak dari biji N. sativa ini telah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Bahkan selama lebih dari 2.000 tahun. Karena banyak kegunaan terapeutiknya, misalnya untuk pengobatan asma serta membantu penurunan berat badan.

Bagi sebagian orang, mengkonsumsi jintan hitam mampu menurunkan kadar gula darah. Oleh sebab itu, Anda penderita diabetes disarankan memeriksa kadar gula darah secara rutin saat mengkonsumsinya.

Demikian 7 efek samping mengkonsumsi habbatussauda. Meski memiliki berbagai manfaat yang baik untuk tubuh, tapi ada pula efek sampingnya. Maka dari itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter agar tidak mengalami masalah kesehatan di kemudian hari.